Literasiruwajurai.com — SMA Negeri 2 Tegineneng menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) selama dua hari, 26–27 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan mengusung tema “Sambut Bulan Suci Ramadan dengan Meningkatkan Iman dan Takwa serta Kokohkan Hati dengan Al-Qur’an dan Jadikan Gawai sebagai Alat Kebaikan.”
Pesantren kilat ini bertujuan membentuk karakter religius siswa, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta mengarahkan pemanfaatan teknologi digital ke arah yang positif dan bermanfaat.
Hari pertama kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tegineneng yang sekaligus meresmikan kegiatan.

Suasana religius terasa kental melalui pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan penuh khidmat.
Selanjutnya, para siswa menerima materi keislaman yang membahas keutamaan ibadah puasa sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, serta pentingnya amal perbuatan dan tanggung jawab pribadi berdasarkan Surah Al-Ankabut.
Materi tersebut juga menekankan nilai kebaikan, kepedulian sosial, serta semangat kolaborasi generasi muda dalam mengisi bulan Ramadan.
Pada hari kedua, kegiatan pesantren kilat dilanjutkan dengan murajaah bersama dan tausyiah yang disampaikan oleh Bapak Andri Sutikno, S.Pd.I.

Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Bakti sosial ini tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur serta pembelajaran nyata bagi siswa tentang pentingnya empati, tanggung jawab sosial, dan peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Pesantren Kilat SMA Negeri 2 Tegineneng ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Sapto Yuwono, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, serta diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari. (Rls)











