banner 728x250
Berita  

ASTS di SMAN 3 Tulangbawang Tengah Langkah Awal Menuju Pendidikan yang Lebih Adaptif

banner 120x600

Pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) di SMAN 3 Tulangbawang Tengah pada 8 dan 12 September 2025 mengalami perubahan. Ujian kali ini dilakukan secara digital dengan memanfaatkan handphone dan google forms sebagai media utama. Alias tidak lagi menggunakan kertas seperti tahun-tahun sebelumnya.

(Literasiruwajurai.com): Ibu Rita Aprilia, salah seorang guru, mengatakan bahwa penggunaan handphone dalam pelaksanaan ujian bisa membiasakan peserta didik untuk meningkatkan literasi digital dalam penggunaan teknologi.

“Kami ingin menciptakan suasana ujian yang sesuai dengan perkembangan zaman. Selain mengurangi penggunaan kertas, siswa juga diharapkan jadi lebih terbiasa dengan sistem ujian online,” terangnya, Senin (22/9/2025).

Ujian digital ini mendapat berbagai respon dari para siswa. Sebagian besar merasa lebih mudah dan cepat dalam menjawab soal karena penggunaan google forms yang dapat diakses menggunakan handphone masing masing.

Suasana ujian secara digitalisasi. (foto: ist)

Hal ini seperti disampaikan Ulandari dan Anisa Kharisna yang merupakan siswa kelas XI. “Ujian pake HP memang lebih mudah, sebab tinggal klik aja. Tapi kadang sinyal HP suka hilang waktu kita mengerjakan soal,” kata Ulan.

Untuk mengartisipasi kendala teknis seperti jaringan internet yang lambat atau perangkat siswa yang bermasalah, pihak sekolah telah menyediakan wifi dan beberapa perangkat cadangan di sekolah.

Pelaksanaan ASTS berbasis digital ini, diharapkan proses evaluasi pembelajaran bisa menjadi lebih cepat, melatih kemampuan literasi peserta didik dan bisa menjadi langkah awal menuju pendidikan yang lebih adaptif.(*)


(Penulis: Anjelina Putri, kelas XI, SMAN 3 Tulangbawang Tengah)