banner 728x250
Berita  

Kiprah Siswi SMAN 1 Tumijajar pada Kancah Internasional di Malaysia

Nayla Azzahra Rasikah Hasan saat di Kuala Lumpur, Malaysia. (foto: dok pribadi)
banner 120x600

Nayla bergegas menuju aula Hotel Timesquare Berjaya, Malaysia, ketika namanya dipanggil dalam acara grand ceremony. Di hadapan ratusan siswa dari berbagai negara, ia memperkenalkan diri sebagai siswa dari Tulangbawang Barat, sebuah daerah di pelosok Lampung.

(Literasiruwajurai.com): Nayla Azzahra Rasikah Hasan, atau kerap disapa Nayla, merupakan siswi kelas XI-6 SMAN 1 Tumijajar. Dia mewakili Tulang Bawang Barat dalam Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-16 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17–20 Januari 2025 lalu.

Nayla tidak datang begitu saja. Ia telah mempersiapkan diri secara matang selama berbulan-bulan. Mulai dari riset mendalam tentang isu-isu global, mempelajari protokol dan prosedur PBB, hingga melatih kemampuan berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris, karena ia sempat mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.

AYIMUN adalah konferensi simulasi PBB tingkat internasional yang mempertemukan siswa-siswa dari berbagai negara untuk berdiskusi dan mencari solusi atas isu-isu global.

Nayla berhasil menunjukkan kemampuan diplomasinya dalam forum tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin global yang kompeten melalui simulasi diplomatik dan diskusi isu-isu internasional seperti PBB.

Diharapkan nantinya para generasi muda itu  dapat mengembangkan keterampilan seperti public speaking, negosiasi, berpikir kritis, diplomasi, dan kerja sama antarbudaya, serta memperluas jejaring internasional mereka.

Nayla, siswi kelas XI-6 terpilih menjadi delegasi council (dewan) WHO di AYIMUN 2025, mengaku sangat bangga dapat mengharumkan nama sekolahnya di kancah internasional.

Nayla (paling kiri) saat mendampingi Wakasek saat diwawancarai tim Literasi Ruwa Jurai. (foto: tim)

“Kalo perasaan saya yang pasti bangga dong, karena saya bisa mengenalkan SMAN  1 Tumijajar ke kancah internasional dan bawa nama Tulang Bawang Barat. Saya juga senang karena orang-orang jadi tahu kalau anak-anak berprestasi dari Lampung bukan cuma dari Bandar Lampung dan Metro saja.

Tapi ada juga dari daerah jauh seperti Tulang Bawang Barat ini yang bisa ikut tampil ke ajang internasional” ungkap Nayla kepada Tim Literasi Ruwa Jurai SMAN 1 Tumijajar, Jumat (12 September 2025).

Sementara Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Santoso, S.pd., Gr, mengatakan  ajang yang diikuti Nayla merupakan tonggak untuk mengenalkan daerah Tubaba, khususnya untuk menyiapkan generasi muda Indonesia yang mampu bersaing secara global.

“Saya atas nama sekolah merasa bangga ya, kenapa? Karena anak-anak seusia Nayla ternyata sudah bisa untuk mengeksplor. Artinya dia bisa mencari informasi dunia luar, tidak hanya sebatas di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri.

Jadi menurut saya, satu kebanggaan anak muda bisa berkiprah di kancah internasional, dan kita buktikan bahwa kami atau anak-anak sekarang ini posisi di kampung, tapi buktinya bisa sampai ke dunia,” urainya.

Partisipasi Nayla di ajang AYIMUN 2025 menjadi langkah awal yang membanggakan bagi SMAN 1 Tumijajar sekaligus Tulang Bawang Barat.

Mendatang diharapkan semakin banyak siswa yang berani mengambil kesempatan serupa, agar mampu mengasah kemampuan diplomasi, kepemimpinan, dan komunikasi lintas budaya.(*)

Penulis: Tim Literasi Ruwa Jurai SMAN 1 Tumijajar, Tubaba. (foto: Tim)