Suasana lapangan SMKN 9 Bandarlampung terlihat semarak, Kamis (9 Oktober 2025). Sekolah ini mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam program inspiratif Maxim Go To School yang diselenggarakan oleh perusahaan transportasi daring terkemuka.
(Literasiruwajurai.com): Secara umum, program ini bertujuan untuk menjembatani dunia pendidikan dengan industri jasa digital, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pelajar dan sekolah.
Kepala SMKN 9 Bandarlampung, Ibu Suniyar, S.Pd., M.Pd., membuka acara dengan sambutan hangat, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi semacam ini. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Maxim yang dinilai tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memberikan dukungan nyata kepada ekosistem sekolah.
Inti acara adalah sesi edukasi mendalam dari Bapak Anggi Okta Dinata beserta tim perwakilan Maxim. Para siswa diajak mempelajari industri transportasi daring, pemanfaatan teknologi, etika profesional, dan diajari mulai dari cara kerja sistem aplikasi, dinamika interaksi mitra pengemudi dan pelanggan.
Sesi ini berhasil memantik pemahaman bahwa teknologi bukan hanya alat, tetapi alternatif transportasi. Tidak hanya untuk transportasi saja, Maxim juga bisa mengantar barang hingga makanan.
Tak hanya berbagi wawasan, Maxim juga menyajikan kejutan yang memicu kegembiraan. Seluruh siswa dan guru berkesempatan membawa pulang saldo tunai langsung sebesar Rp200 ribu ke dalam aplikasi Maxim, yang dibagikan melalui kode promo khusus di lokasi yang berlaku hingga pukul 17.00 wib.
Hanya saja penggunaannya bukan untuk satu kali pakai habis, melainkan untuk diskon atau potongan harga 10% -15% pada setiap layanan, dan juga merchandise menarik berupa pouch berlogo Maxim juga turut dibagikan, menambah semangat interaksi.
Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif. Salah seorang siswa mengajukan pertanyaan yang mewakili rasa penasaran banyak remaja. “Pak, kalau masih sekolah apakah bisa untuk menjadi driver Maxim?”
Pertanyaan ini dijawab lugas oleh Bapak Anggi Okta Dinata sebagai tim maxim bahwa untuk menjadi mitra driver diperlukan usia minimal 18 tahun dan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KТР), sebuah informasi penting bagi para siswa yang sebentar lagi akan lulus.
Kemeriahan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian souvenir menarik sebagai bentuk apresiasi bagi para siswa yang aktif berpartisipasi.
Program “Maxim Go To School” ini sukses memberikan perspektif baru, menunjukkan bagaimana teknologi telah menciptakan peluang kerja dan layanan baru.
SMK Negeri 9 Bandar Lampung berharap kegiatan edukatif dan inspiratif semacam ini dapat terus berkelanjutan, agar generasi muda meningkatkan inspirasi dan lebih unggul dalam menghadapi persaingan yang terus berkembang.(*)

(Penulis: Rafika Zulfa Ainal, SMKN 9 Bandarlampung)










