banner 728x250
Berita  

Peringati HGN, Guru SMKN 3 Bandarlampung Kompak Jadi Petugas Upacara

banner 120x600

Setiap 25 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Termasuk warga sekolah SMKN 3 Bandarlampung. Tahun ini tema yang diangkat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.

(Literasiruwajurai.com): Berbeda dengan upacara bendera sebelumnya, pada peringatan Hari Guru ini seluruh petugas dipercayakan kepada guru-guru putri. Agaknya ini dimaknai sebagai simbol komitmen dan peran penting perempuan dalam dunia pendidikan.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Diana Maya Sari, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam penyampaian  pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Mu’ti, diketahui maraknya guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental dan terpaksa harus berhadapan dengan aparatur penegak hukum harus diakhiri.

“Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid,” kata Diana dalam amanatnya, Selasa.

Dan untuk melindungi para guru, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Selain itu, Mu’ti juga mengingatkan tentang nasihat dari Presiden Prabowo Subianto, bahwa peserta didik harus menyadari bahwa ridho dan doa guru bisa menentukan masa depannya.

”Mari kita jadikan hari ini sebagai pengingat bagi kita semua, bahwa guru adalah anugerah yang mesti dijaga. Bahwa ilmu tidak akan berkah tanpa adab yang menyertainya dan bahwa hormat kepada guru adalah cermin dari hati yang dewasa. Hati yang kelak memandu kalian menghadapi dunia yang penuh warna”.

Di penghujung upacara, terjadi sedikit kejutan yang diberikan siswa-siswa. Mereka maju ke tengah lapangan dengan membawa spanduk bertuliskan: ”Anak Nakal Tahu Caranya Berterima Kasih”. Senakal-nakalnya siswa, mereka tetap anak Bangsa yang patut mendapatkan didikan yang sama dengan anak lainnya. (*)

(Penulis: Yoga Anaya, SMKN 3 Bandarlampung).