LAMPUNG —– Rasa bangga kembali mengalir di keluarga besar PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I). Kebanggaan itu dipersembahkan oleh seorang gadis muda penuh semangat, Putri Ayu Lestari, atau yang akrab disapa Puyu. Putri dari Andi Firmansyah, asisten Corcom PTPN I Regional 7, berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang bergengsi Duta Bahasa Nasional 2025. Malam penghargaan itu berlangsung khidmat dan meriah di Aston Kartika, Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Dari Daerah ke Panggung NaNasiona.
Prestasi ini tidak datang begitu saja. Sejak awal, Puyu dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan literasi dan seni di daerahnya. Kecintaannya pada bahasa dan budaya membuatnya mantap mengikuti ajang Duta Bahasa tingkat provinsi, hingga akhirnya terpilih mewakili daerah ke tingkat nasional.
Perjalanan Puyu di dunia bahasa dimulai dari kebiasaannya menulis puisi dan esai sejak duduk di bangku sekolah. Ia juga kerap menjadi pembicara dalam forum remaja, membicarakan pentingnya merawat bahasa daerah di tengah derasnya arus globalisasi. Ketekunan inilah yang mengantarnya pada panggung nasional, bersanding dengan para finalis terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.
Bahasa sebagai Cermin Peradaban
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, memberikan apresiasi kepada seluruh finalis.
“Saya menyimak dengan penuh perhatian dan bangga, karena semua duta bahasa mampu mengekspresikan gagasan dengan diksi yang teratur dan bahasa yang indah. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan cerminan peradaban suatu bangsa,” ujarnya.
Ia berpesan agar para duta bahasa senantiasa berpegang pada Trigatra Bangun Bahasa: mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing.
“Tiga hal ini harus dijalankan secara seimbang, karena bahasa adalah identitas sekaligus pintu kita menuju dunia,” tambahnya.
Kebanggaan PTPN I
Prestasi Puyu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi PTPN I. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yarman Damas, menyampaikan apresiasinya.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Puyu. Ini kabar gembira yang membuktikan bahwa sumber daya manusia unggul lahir dari keluarga besar PTPN I,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
Teddy menekankan bahwa PTPN I berkomitmen untuk mendukung potensi anak-anak karyawan, baik di bidang olahraga, seni, budaya, maupun akademis.
“Prestasi ini menambah deretan kebanggaan anak-anak karyawan kami. Harapan kami, generasi muda seperti Puyu menjadi inspirasi bagi banyak orang,” lanjutnya.
Senada dengan itu, Tuhu Bangun, Regional Head PTPN I Regional 7, juga menyampaikan apresiasi.
“Torehan Puyu adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan bakat luar biasa tumbuh subur di lingkungan PTPN I Regional 7. Prestasi ini bukan hanya milik Puyu dan keluarganya, tetapi juga milik kita semua,” katanya.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Bagi Puyu, pencapaian ini hanyalah langkah awal. Ia berharap kiprahnya dapat menjadi inspirasi bagi remaja Indonesia untuk semakin mencintai bahasa dan budaya.
“Saya percaya, bahasa adalah jembatan yang menyatukan kita semua. Semoga saya bisa terus berkontribusi untuk melestarikan bahasa daerah dan sekaligus mengangkat bahasa Indonesia di kancah dunia,” ucapnya dengan mata berbinar.
Prestasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga, perusahaan, dan lingkungan adalah kunci penting dalam menumbuhkan generasi muda yang berani bermimpi dan berprestasi. (Rls/Prapty)










