Barang bekas sering dianggap tidak berguna, padahal dengan sedikit kreativitas dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai. Hal inilah yang ditunjukkan dalam perlombaan kreasi barang bekas yang digelar di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah pada Kamis (18 September 2025).
(Literasiruwajurai.com): Dalam kegiatan tersebut, siswa memanfaatkan botol plastik, kaleng, hingga kardus untuk dijadikan karya fungsional, seperti tempat pensil, pot tanaman, hingga hiasan ruangan. Lomba yang diikuti oleh setiap kelas ini, diselenggarakan oleh OSIS Bidang Kreativitas Seni dengan dukungan para guru pembina.
Guru Prakarya, Ibu Nahdiyatul Umi Hasana, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa. “Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa barang bekas tidak selalu menjadi sampah. Jika diolah dengan kreativitas, bisa menjadi barang yang fungsional dan bernilai,” ujarnya.
Salah satu peserta, Yesika (XI C), merasa senang dapat mengikuti lomba ini. “Awalnya saya kira barang bekas cuma bisa dibuang, ternyata bisa jadi tempat pensil yang unik. Jadi lebih bangga pakai karya sendiri,” katanya.
Adapun hasil penilaian dewan juri, Juara 1 diraih oleh kelas XII E, Juara 2 kelas XI I, dan Juara 3 kelas XI E. Karya mereka dinilai memiliki nilai fungsi dan kreativitas tinggi dibandingkan peserta lainnya.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya mengurangi sampah sekaligus melatih kreativitas. Pihak sekolah berharap, melalui lomba ini siswa semakin memahami bahwa barang bekas bisa memiliki nilai guna jangka panjang jika diolah dengan tepat. Karya terbaik akan dipamerkan di ruang perpustakaan sekolah agar bisa menginspirasi siswa lainnya.(*)

(Penulis: Amalia Azizah, SMA Negeri 1 Tulang Bawang Tengah)










