banner 728x250
Berita  

Siswa SMAN 1 Abung Semuli Panen Sayur Organik , Belajar Asyik di Luar Kelas

SMAN 1 Abung Semuli Memanfaatkan lahan kosong sekolah untuk kegiatan kokurikuler menanam sayuran organik.
Lahan sekolah dimanfaatkan untuk bertanam
banner 120x600

SMAN 1 Abung Semuli terus mendorong pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna melalui program kegiatan kokurikuler. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan ialah panen sayur organik oleh siswa-siswi Kelas X Fase E yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025 di area lahan kosong di belakang kelas.

(Literasiruwajurai.com): Kegiatan panen ini merupakan hasil dari rangkaian pembelajaran kokurikuler yang telah berlangsung selama beberapa minggu. Di sini siswa belajar mengolah lahan, menanam bibit, merawat tanaman, hingga memanen hasilnya. Adapun jenis sayur yang dipanen meliputi cesin, bayam, dan kangkung, yang semuanya ditanam secara organik tanpa bahan kimia tambahan.

Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar kontekstual yang tidak hanya memberi pengetahuan baru, tetapi juga melatih keterampilan hidup. Pemanfaatan lahan kosong sekolah untuk dapur ibu membuat suasana belajar terasa lebih menyenangkan dan interaktif.

Para guru mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap proses pertanian sederhana sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter.

Siswa bertanam sayuran secara organik
Siswa bersemangat merawat tanaman sayur yang dirawat secara organik


“Pada kegiatan ini, siswa belajar banyak hal, mulai dari kerja sama, disiplin, tanggung jawab, sampai cara merawat tanaman dengan sabar dan telaten. Mereka mengalami langsung prosesnya, bukan hanya mendengar teori,” ucap Riesha Nanda Rimartika, guru di SMAN 1 Abung Semuli.

Saat sesi panen berlangsung, para siswa tampak bersemangat mengumpulkan sayuran yang telah mereka rawat. Wajah ceria mereka menunjukkan kebanggaan atas kerja keras selama proses penanaman.

Beberapa siswa mengaku bahwa kegiatan ini memiliki manfaat yang dapat mereka rasakan sendiri. “Menurut saya kegiatan ini banyak banget manfaatnya. Mulai dari kita bisa belajar buat berkontribusi, gimana caranya berkomunikasi sama anggota kelompok yang baik. Kemudian, kita jadi tau gimana cara menanam sayuran yang baik dan benar. Kita juga belajar gimana caranya bagi waktu untuk belajar sekaligus untuk menyiram sayuran yang di tanam itu” ujar I Gusti Ayu Suci Maytri, salah satu siswi SMAN 1 Abung Semuli.

Hasil panen cesin, bayam, dan kangkung ini selanjutnya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur di lingkungan sekolah. Selain menjadi bentuk penghargaan atas usaha siswa, pemanfaatan panen ini juga mengajarkan prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan lahan secara produktif.

Kegiatan kokurikuler seperti ini juga membantu siswa mengembangkan kesadaran ekologis, kemampuan bekerja tim, serta keterampilan praktis yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. (*)

(Penulis: Rahma Dewi Nur Azizah, SMAN 1 Abung Semuli)

(Penulis: Rahma Dewi Nur Azizah, SMAN 1 Abung Semuli)