Literasiruwajurai.com — SMAN 1 Abung Semuli Sukses Gelar Lomba Pesantren Kilat Semarakkan Ramadan 1447 H pada 25–26 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 24 kelas dari tingkat X, XI, dan XII.
Beragam perlombaan bernuansa Islami diselenggarakan untuk memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kreativitas para siswa.
Rangkaian kegiatan Pesantren Kilat dibuka pada Rabu, 25 Februari 2026, dengan lomba kaligrafi dan lomba adzan. Lomba kaligrafi diikuti oleh 37 peserta yang menampilkan karya terbaik mereka melalui tulisan rapi, dipadukan dengan hiasan serta warna yang menarik.

Puncak kegiatan Pesantren Kilat berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, dengan digelarnya lomba fashion show yang menjadi salah satu acara paling ditunggu.
Setiap kelas mengirimkan satu pasangan peserta untuk tampil di ajang tersebut. Sebanyak 24 pasangan memperagakan busana muslim dengan beragam konsep kreatif, lengkap dengan properti pendukung.
Penilaian dilakukan oleh dua orang juri berdasarkan keserasian pasangan, kepercayaan diri, serta kesesuaian tema busana.
Sorak sorai dan tepuk tangan penonton membuat suasana lomba semakin meriah.
Dukungan dari teman-teman sekelas serta para dewan guru turut membakar semangat para peserta.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, juara pertama diraih oleh kelas XI.5, juara kedua oleh kelas X.1, dan juara ketiga oleh kelas XII.8.
Para pemenang mendapatkan apresiasi berupa piala dan piagam penghargaan.
Salah satu panitia dari OSIS, Miftakhul Huda, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan Pesantren Kilat telah dilakukan sejak jauh hari.
“Kami dari panitia OSIS sudah menyiapkan konsep acara agar kegiatan berjalan lancar. Kurang lebih selama satu minggu kami mengadakan rapat persiapan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme seluruh warga sekolah sangat luar biasa.
“Sejak awal acara, dukungan dari para siswa dan guru sangat meriah. Sorak dan tepuk tangan dari masing-masing kelas membuat kegiatan ini terasa lebih berkesan,” tambahnya.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat ini, panitia dan para guru berharap para siswa tidak hanya dapat menyalurkan bakat dan kreativitas, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menanamkan nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah. (Rls)

Penulis Rahma Dewi Nur Azizah










