banner 728x250
Berita  

Warga MIS Al-Khoiriyah Pulau Legundi Songsong Ramadan Bersama Alumni

banner 120x600

Literasiruwajurai.com — Warga MIS Al-Khoiriyah Pulau Legundi Gelar Kegiatan Songsong Ramadan Bersama Alumni
Pulau Legundi – Warga MIS Al-Khoiriyah Pulau Legundi menggelar kegiatan Songsong Ramadan bersama para alumni pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh siswa MIS Al-Khoiriyah dan para alumni sebagai petugas acara, sementara para guru MIS Al-Khoiriyah bertindak sebagai panitia.

Adapun tamu undangan dalam kegiatan ini adalah seluruh warga Desa Selesung, Pulau Legundi.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Sigeh Pengunten sebagai bentuk penyambutan dan ucapan selamat datang kepada para tamu undangan.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 183–187, yang mengandung pesan tentang kewajiban berpuasa.

Kegiatan kemudian diisi dengan sambutan Kepala MIS Al-Khoiriyah, M. Hasan.
Berikutnya, para siswa MIS Al-Khoiriyah menampilkan sejumlah tarian khas Lampung, seperti Tari Bedana, sebagai hiburan. Selain itu, beberapa siswa juga menyampaikan pidato bertema salat dan puasa.

Pada sesi ini, para siswa dilatih untuk mengasah kemampuan berbicara di depan khalayak umum.
Memasuki bagian akhir acara, para alumni MIS Al-Khoiriyah yang kini menempuh pendidikan di SMAN Pulau Legundi menampilkan sebuah drama berjudul “Dimanakah Surga Itu”.

Drama tersebut mengisahkan tentang kehidupan seorang anak yang meninggalkan orang tuanya karena himpitan kemiskinan. Acara ditutup dengan pembacaan puisi oleh para alumni yang secara simbolis menghampiri orang tua mereka sebagai wujud kasih sayang dan bakti.

Sejumlah tamu undangan mengaku sangat merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Songsong Ramadan dinilai sebagai bentuk syiar Islam sekaligus ungkapan kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Salah satu siswa kelas VI MIS Al-Khoiriyah, Dzakiya Talita Azizah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembuktian diri.

“Saya bisa menampilkan kemampuan melalui tarian dan sekaligus melatih mental untuk tampil di depan umum,” ujarnya.

Sementara itu, Hesti Seftiana, alumni MIS Al-Khoiriyah yang kini bersekolah di SMAN Pulau Legundi, menilai kegiatan ini sangat berkesan.

“Kegiatan ini tidak hanya mengingatkan tentang datangnya bulan suci Ramadan, tetapi juga mengingatkan kembali perjuangan orangtua melalui drama yang ditampilkan,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa percaya diri saya untuk tampil di depan khalayak,” ungkapnya sambil tersenyum.

Drama tersebut berada di bawah pembinaan Khuzli Setiawan selaku sutradara. Ia menyampaikan bahwa naskah drama diangkat dari kehidupan masyarakat Pulau Legundi.

“Drama ini dibuat untuk memotivasi anak-anak agar lebih berbakti dan selalu mengingat perjuangan orang tua,” jelasnya.
Adapun kegiatan Songsong Ramadan secara keseluruhan berada di bawah pembinaan para guru MIS Al-Khoiriyah.

Aan Suryani, salah satu guru MIS Al-Khoiriyah, turut aktif memberikan arahan serta motivasi kepada para peserta.
“Kegiatan ini memberikan banyak dampak positif bagi peserta didik,” katanya.

Para siswa dan alumni tidak hanya diingatkan akan datangnya bulan suci Ramadan, tetapi juga didorong untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memuliakan orang tua dalam kehidupan sehari-hari, pungkasnya. (Septi Puspitasari, koordinator Literasi perwakilan dari SMAN Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran)

Penulis Septi Puspitasari, SMAN Pulai Legundi, Kabupaten Pesawaran