banner 728x250
Berita  

Warga SMAN Pulau Legundi Gelar Aksi Bersih-bersih Selama 4 Hari  

Siswa dan pendidik SMAN Pulau Legundi bahu membahu bergotong royong menggelar bersih-bersih lingkungan. (Foto; Literasiruwajurai)
banner 120x600

SMAN Pulau Legundi baru saja menyelesaikan liburan sekolah. Namun proses belajar mengajar tidak langsung dimulai. Segenap warga sekolah singsingkan lengan baju untuk bersih-bersih lingkungan.

(Literasiruwajurai.com): Kegiatan tersebut dimulai pada Senin hingga Kamis (5-8 Januari 2026). Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan untuk membersihkan sekolah usai aktivitas renovasi.

Agar berjalan efektif kegiatan bersih-bersih dibagi menjadi beberapa hari. Hari pertama membersihkan ruang kelas dan fasilitas belajar. Pada hari kedua giliran pekarangan depan sekolah.

Berlanjut di hari ketiga bersih-bersih difokuskan memangkas pohon dan merapikan taman sekolah. Sedangkan pada hari terakhir bersih-bersih dialihkan ke bagian belakang dan samping sekolah.

Selain bersih-bersih, momen ini dimanfaatkan siswa dan dewan guru untuk mempererat hubungan antara siswa dan pendidik. Beberapa siswa mengakui manfaat itu. Menurut mereka kegiatan ini dianggap sebagai pembelajaran berharga.

“Seru, bisa bersih-bersih dengan gotong royong. Jadi tambah senang lihat lingkungan sekolah jadi bersih, apalagi sekolahnya abis direnovasi. Makin keren lihatnya,” ungkap Ambar Isabella, siswa kelas Xll.1.

Demikian pula yang dirasakan para pendidik. Seperti diutarakan Sri Astuti Andayani selaku Wakil Kepala Sekolah Bidangg Kurikulum. “Saya senang bisa kerja bakti ini bareng anak-anak. Apalagi mereka sangat bersemangat,” katanya, Kamis (8 Januari 2026).

Sementara bagi siswa.”Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan bersih-bersih ini,dan saya berharap sekolah ini tetap bersih agar semua siswa bisa nyaman dalam mengikuti pelajaran”. Jelas Ambar Isabella siswa dari kelas Xll.1.

Kegiatan bersih-bersih ini langsung dikoordinasi Kepala Sekolah SMAN Pulau Legundi, Tri Octaria. Dirinya sangat mengapresiasi atas kerjasama seluruh warga sekolah pada gerakan bersih-bersih ini.

“Terima kasih semuanya. Saya berharap kegiatan ini bukan sebatas gotong royong bersih-bersih saja, tapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara siswa dan pendidik dalam upaya membentuk karakter siswa,” terangnya.(*)

(Penulis: Septi Puspitasari, SMAN Pulau Legundi)